BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT

BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT

BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT! Kulit gatal atau pruritus adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Namun jika terjadi dalam waktu lama dan diiringi gejala lain, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi penyakit yang lebih serius seperti gangguan ginjal.
Gatal dapat terasa pada area tertentu atau seluruh tubuh. Kulit kemerahan atau ruam adalah gejala yang sering mengiringi rasa gatal. Pada umumnya kondisi ini dapat reda dengan sendirinya, atau hilang setelah ditangani dengan obat-obatan bebas. Namun ada kalanya, gatal tidak kunjung reda dan berisiko menjadi gejala awal adanya kondisi yang lebih serius.

BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT

Faktor di Balik Gatal
BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT! Mengenali penyebab gatal penting untuk menentukan langkah penanganan. Selain gigitan serangga yang menjadi penyebab gatal paling umum, ada banyak hal lain yang dapat menjadi pemicu gatal, yaitu:
  • Penyakit atau kondisi kulit tertentu, seperti eksim, kudis, psoriasis, folikulitis, prurigo. Rasa gatal umumnya muncul pada area kulit tertentu seperti iritasi kulit, kulit merah, hingga bintik merah.
  • Kulit kering (xerosis) dapat diduga menjadi penyebab rasa gatal. Kondisi ini biasanya teridentifikasi jika tidak ada bintik merah atau perubahan lain yang tampak pada permukaan kulit. Kulit kering umumnya disebabkan oleh kondisi lingkungan, seperti udara dengan kelembapan rendah, terlalu lama mandi atau mencuci, serta terus-menerus berada di dalam ruangan ber-AC.
  • Gangguan saraf, seperti sklerosis multipel, diabetes, saraf terjepit, serta herpes zoster.
    Penyakit dalam seperti hepatitis, sirosis, penyakit celiac, anemia defisiensi besi, gagal ginjal, gangguan tiroid, leukemia, dan limfoma.
  • Reaksi alergi dan iritasi terhadap bahan-bahan pakaian, seperti baju yang terbuat dari wool, benda dari karet, bahan kimia dalam sabun, kosmetik, alergi akibat makanan tertentu, biang keringat, serta alergi terhadap tanaman tertentu.
  • Di masa kehamilan, sebagian wanita merasakan gatal pada bagian perut, lengan, paha, dan payudara karena perubahan hormon.

BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT

Beberapa masalah kulit yang dapat berkembang saat hamil antara lain:
  • Papula urtikaria pruritus dan plak yang menyebabkan ruam dan gatal pada paha dan perut bagian atas.
  • Prurigo gestationis: ruam pada lengan, kaki, dan tubuh bagian atas.
  • Kolestasis obstetrik: gangguan pada hati di masa kehamilan yang menyebabkan rasa gatal tanpa ruam.

Penyebab lain:

  • Alergi terhadap obat misalnya antibiotik atau aspirin.
  • Gigitan serangga dan parasit: gigitan nyamuk, kutu rambut, sengatan lebah.
  • Infeksi seperti cacar, kurap, dan jamur.
  • Kondisi psikologis seperti depresi dan kecemasan.
  • Menopause: perubahan hormon saat menopause bisa menyebabkan gatal-gatal.

Tips-tips Mencegah Gatal Menetap

BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT! Menggaruk bukanlah solusi gatal. Menggaruk kulit tubuh yang gatal dapat membuatnya luka, berbekas, bahkan terinfeksi. Penanganan gatal yang tepat bergantung dari faktor penyebabnya. Berikut ini beberapa panduan umum yang dapat diikuti:
  1. Lebih baik mengusap daripada menggaruk area yang gatal.
  2. Minimalisasi konsumsi makanan pedas, kafein, dan minuman keras yang dapat memengaruhi aliran darah dan menyebabkan gatal bertambah parah.
  3. Kompres bagian yang gatal dengan kain flanel yang dibasahi air dingin.
  4. Potong kuku Anda sehingga tidak akan menimbulkan luka jika tidak bisa menahan diri untuk menggaruk area yang gatal.
  5. Mandi dengan air dingin dan batasi agar waktu mandi tidak lebih dari 20 menit.
  6. Hindari penggunaan pakaian dengan bahan yang dapat menambah rasa gatal, seperti wool atau pakaian yang terlalu ketat.
  7. Oleskan losion setelah mandi untuk membuat kulit tetap lembap.
  8. Gunakan sabun dengan kandungan ringan yang tidak terlalu berisiko menyebabkan iritasi kulit.
  9. Gunakan sprei dengan bahan yang tidak panas dengan permukaan halus.
  10. Lebih rileks dan sebisa mungkin kelola stres. Kecemasan dapat membuat gatal memburuk.

Selain cara-cara sederhana di atas, gatal karena kondisi tertentu juga dapat ditangani dengan obat-obatan antihistamin dan krim steroid yang dijual bebas di pasaran.

Akan tetapi, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter jika gatal pada kulit tidak kunjung reda setelah 2 minggu, terasa tidak tertahankan, atau sangat mengganggu sehingga Anda tidak dapat berkonsentrasi. Kondisi ini berisiko menjadi lebih serius terutama jika gatal disertai gejala lain, seperti pembengkakan, kelelahan, kulit yang memerah atau bahkan menguning (diikuti menguningnya mata), penurunan berat badan, perubahan frekuensi buang air kecil.

Untuk membantu memudahkan diagnosis dokter, Anda dapat menulis daftar tentang:

  • Kapan gatal mulai dirasakan.
  • Apa saja gejala yang menyertainya (jika ada).
  • Daftar obat-obatan yang dikonsumsi beberapa waktu terakhir.
  • Apakah sedang menjalani pola makan tertentu.
  • Apakah bepergian ke tempat tertentu.
  • Apakah terjadi kontak dengan faktor-faktor yang berpeluang menimbulkan gatal, seperti binatang piaraan.
Jika dokter mendeteksi kemungkinan adanya penyakit yang lebih serius, Anda dapat diminta untuk menjalani tes darah untuk mengonfirmasi potensi kekurangan zat besi. Pemeriksaan lain juga mungkin dijalankan untuk mendeteksi kemungkinan kelainan fungsi tiroid, gangguan ginjal, serta sinar X untuk memeriksa kelenjar limpa.
Dokter kadang meresepkan calcineurin inhibitors (penghambat kalsineurin) untuk menekan kinerja sistem kekebalan tubuh sehingga mengurangi inflamasi kulit. Antidepresan bisa jadi diberikan jika cara-cara sebelumnya tidak berhasil.
Jika segera diperiksa dan ditangani dengan tepat, gatal tidak akan meninggalkan bekas dan justru dapat menjadi faktor yang membantu diagnosis penyakit tertentu.

BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT!

Kulit merupakan bagian terluar tubuh yang secara langsung bersentuhan dengan berbagai macam benda, termasuk juga polusi. Kulit yang tidak sehat sangat rentan sekali terkena bakteri dan virus yang dapat membuat kulit menjadi rusak. Berbagai macam penyakit kulit sebenarnya ada di sekitar Anda. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan juga merawat kulit sangatlah perlu untuk dilakukan agar kulit Anda terhindar dari berbagai macam penyakit yang menyerang kulit.
Selain menjaga kebersihan dan juga merawat kulit setiap harinya, Anda juga perlu mengetahui berbagai macam penyakit kulit yang membahayakan. Berikut beberapa penyakit kulit yang berbahaya:
1. Herpes
Herpes merupakan jenis penyakit kulit yang dapat menyerang siapa saja. Herpes disebabkan oleh virus yang menyerang kulit. Gejala penyakit ini adalah munculnya gelembung kecil yang isinya nanah dan jika pecah dan meluas akan menambah jumlah penyebarannya pada kulit.
2. Melanoma
Melanoma merupakan macam penyakit kulit yang sangat berbahaya dan juga mematikan. Penyakit ini menyerang sel pigmen yang dapat memproduksi melanosit. Gejala penyakit ini munculnya banyak tahi lalat dan berubahnya kulit normal serta munculnya bercak-bercak dan bintik yang mengeluarkan darah. Belum ada yang tahu pasti apa penyebab dari penyakit ini.
3. Psoriasis
Psoriasis merupakan penyakit kulit yang menular dan mematikan. Gejala penyakit ini yaitu kulit yang menua dan munculnya sisik yang bentuknya melebar pada kulit. Tanda lainnya yaitu kuku jari menebal dan rapuh. Orang yang menderita penyakit kulit ini sangat sulit untuk disembuhkan.
4. Morgellons
Morgellons juga merupakan salah satu penyakit kulit yang berbahaya dan juga mematikan. Penyakit ini ditandai dengan munculnya luka. Luka ini disebabkan karena adanya sensasi hewan yang merangkak dibawah kulit yang menimbulkan rasa ingin menggaruk sehingga timbul luka.
5. Rubella
Penyakit kulit berbahaya yang terakhir adalah Rubella. Penyakit ini tidak berbahaya bagi orang dewasa dan juga anak-anak. Akan tetapi, yang berbahaya ketika penyakit ini menyerang wanita hamil, janin yang dikandung akan mengalami cacat permanen.
6.Hives
Hives atau urtikaria, biasa dikenal dengan biduran merupakan reaksi alergi yang ditandai dengan rasa gatal menyengat dan terbakar, sehingga meninggalkan bekas. Biduran dapat muncul di mana saja dan gatal yang memunculkan pembengkakan atau bentol dengan berbagai ukuran. Penyebabnya bisa karena banyak faktor, mulai penggunaan obat, makanan, suhu ekstrem, atau infeksi lainnya.
7. Eksim
Eksim ditandai dengan kulit meradang, merah, kering, dan gatal. Biasanya eksim disebabkan iritasi terhadap beberapa produk sabun, adanya riwayat alergi, stres, dan sensitif pada iklim tertentu. Pada orang dewasa, eksim terjadi pada siku dan tangan, atau daerah yang lentur.
8. Melepuh
BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT! Biasa disebut dengan cold sores, penyakit kulit ini disebabkan virus herpes simpleks dan timbul di bagian mulut serta hidung. Tandanya ada luka kecil, merah, menyakitkan, melepuh berisi cairan. Penyakit kulit ini berlangsung sekitar 10 hari dan terbilang penyakit menular.
Pemicunya karena perubahan hormonal selama menstruasi dan terlalu lama terpapar sinar Matahari. Tak perlu khawatir, karena penyakit ini dapat diatasi dengan pil antivirus atau krim. Kalau cairan sudah berisi nanah dan menyebar kemerahan, disertai demam dan iritasi, segera periksakan ke dokter.
9.Kutil
Pada beberapa kasus, kutil muncul pada bagian jari atau tangan. Penularannya melalui virus, karena adanya kontak dengan orang yang menderita kutil, dan menggunakan sesuatu bersamaan.
Cara untuk mengatasinya adalah dengan menutupi kutil menggunakan perban dan menjaga kutil agar tetap kering. Dalam beberapa kasus, penyakit ini tidak berbahya, tanpa rasa sakit, dan akan menghilang dengan sendirinya.
10.Panu
BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT! Penyakit umum yang sangat dikenal dan banyak ditemukan ditemukan di masyarat ini, mempunyai dampak pada kulit yang lumyan gatal. Jamur adalah penyebab utama dari panu. Dan tentunya jamur tersebut munculnya dari kurangnya perhatian kesehatan terhadap tubuh, sehingga saat makan, makanan yang mengandung protein tinggi sering memunculkan dan bertambah banyaknya panu di badan. Panu, pada kulit pertama akan muncul bercak putih-putih dan berkelanjutan akan menyebar berbentuk pulau-pulau pada badan.
Hal ini sungguh memalukan jika dilihat oleh teman, pacar, atau orang yang sepesial bagi anda. Tapi, mau diakata apalagi, inilah penyakit yang ada saat ini di badan anda.
Jika keringat becucuran, maka saat itulah muncul gatal-gatal pada kulit terkena panu.
Panu, bisa dihilangkan dengan obat-obat kimia atau jika anda lebih suka alami, banyak juga bahan-bahan dijadikan obat untuk menghilangkan panu.
Solusi untuk menghilangkan panu dengan obat alami adalah sebagai berikut:
Ambil Lengkuas muda lalu tumbuk dan haluskan, kemudian diusapkan pada tubuh yang terkena panu. Dan bisa juga digosok-gosokkan langsung menggosok-gosokkan Lengkuas muda pada permukaan daerah yang terkena panu.
11.Kudis
BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT! Tungau yang ditelapak kaki adalah menyebabkan kudis ini muncul. Gerakan dari tunggau yang dikenal Sarcoptes scabiei ini menyebabkan gatal yang luar biasa pada kulit yang terkena kudis. Anak kecil sangat mudah sekali terkena kudis, ini dikarenakan sistem imun pada anak belum terlalu kuat.
Kudis sendiri biasanya ditemukan pada selah-selah jari tangan, pergelangan tangan, dan pinggang batas celana.
Rasa gatal pada kulit, sering muncul dan gatal pada saat malam hari. Dan penuluran kudis biasanya dari kontak langsung dan tidak lansung, misalnya dari pakaian, handuk, atau benda yang bersifat kontak langsung.
Kudis dapat diobati dari dengan salep atau obat herbal.
Jika anda sudah sembuh dari kudis, maka sebaiknya untuk mewaspadai dan mencegah infeksi tersebut datang lagi. Kesehatan dan kebersihan lingkungan anda haruslah dijaga sebaik mungkin.

12.Jerawat

BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT! Pada umumnya jerawat pernah muncul disetiap individu, karena jerawat sangat mudah sekali muncul pada permukaan kotor dan berminyak. Tapi, bagi remaja saat masa pubernya. Jangan terlalu heran dan kuwatir, karena jerawat yang muncul pada wajah kalian ada dampak dari stresnya sistem pertumbuhan anda sehingga muncul jerawat.
Jerawat sangat suka pada wajah memiliki kulit yang berminyak banyak. Apalagi wajah tersebut berminyak dan kotor, pasti para jamur sangat sedang dan berkembang biak di wajah anda.
Jerawat akan berhenti muncul pada usia sudah lebih dari 25 tahun. Jika masih ada muncul, maka jerawat tersebut tidak sebanyak waktu usia sebelum 25 tahun.
Jerwat terbagi dari 3 macam, yaitu:
Jerawat Biasa
Jerawat biasa sangat mudah untuk ditemukan, karena disetiap wajah dan tempat-tempat yang berminyak sering muncul jerawat biasa. Jerawat biasa berbentuk kemerah-merahan kecil dan pemicu utamanya adalah kelebihan minyak pada kulit. Dan jerawat inipun sering dipengaruhi oleh sifat dari penderita, misalnya stres menghadapi suatu masalah, faktor hormonal dan udara dan membuat minyak yang mestinya keluar dari pori-pori sehingga sumbat menjadi jerawat biasa.
Jerawat Batu
Jerawat batu sangat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang. Karena dari bentuk berukuran besar maka inilah membuat faktor dari malunya seseorang. Beberapa faktor yang membuat jerawat batu muncul adalah kelenjar minyak yang terlalu aktif dan cendrung membanjiri pori-pori kulit, pertumbuhan sel-sel kulit yang terlalu lambat dari bawah normal. Sehingga akan mengakibatkan sel kulit tidak bergenerasi secepat orang yang mempunyai kulit normal, dan terakhir kulit terlalu sensitif, sehingga jika ada sesuatu yang terlalu tidak baik pada kulit akan memunculkan jerwat.
Komedo
Jerawat ini banyak sekali ditemukan di hidung. Komedo disebabkan oleh banyaknya kelenjar minyak pada kulit yang berlebihan, sehingga menumpuk dan mengeluarkan putih-putih dari kumpulan minyak yang mati.

13.Impetigo.

BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT! Impetigo adalah penyakit kulit menular yang biasanya disebabkan oleh bakteri. Impetigo menyebabkan kulit menjadi gatal, melepuh berisi cairan dan kulit menjadi merah. Impetigo sangat mudah terjadi pada anak berusia dua sampai enam tahun. Bakteri biasanya masuk ke dalam kulit melalui gigitan serangga, luka, atau goresan. Kebersihan sangat penting bagi orang yang mengalami impetigo.

0 Response to "BAHAYA DIBALIK GATAL KULIT"

Posting Komentar